Perpustakaan Kita

Just another WordPress.com site

SUB SISTEM SWITCHING

SUB SISTEM SWITCHING

  1. Fungsi Switching
    1. Dilihat dari bentuk istilah, maka switching adalah alat untuk mmbangun suatu hubungan (sambungan) aliran listrik.
    2. Fungsi switching adalah melaksanakan penyambungan telekomunikasi apabila ada permintaan (panggilan) dari setiap pesawat terminal atau pelanggan.

Dalam teori, suatu switching haruslah memiiki :

  1. Mampu untuk menyambungkan setiap permintaan pelanggan/terminal (Full accesscapabilities) walaupun dalam waktu yang tidak bersamaan.
  2. Mampu secepatnya melayani permintaan penyambungan, tanpa melihat berapa jumlah sambungan yang telah terjadi pada waktu itu.

Sub system switching (sentral) dapat dibedakan atas jenis informasi yang disalurkan/disambungkannya :

1. Sentral Telepon

Sentral telepon merupakan pusat pengatur hubungan antara pelanggan telepon. Jenis-jenis sentral telepon :

    1. Jenis Sentral Telepon

Gambar 1. Jenis-Jenis Sentral Telepon

a. Dilihat dari Cara Penyambungan, maka sentral telepon yang digunakan dinegara kita adalah sentral telepon manual dan sentral telepon otomatis.

Sentral Telepon Manual :

Gambar Sentral Telepon Manual

Sentral Telepon Local Battery (LB) yaitu, sejenis sentral telepon manual yang sumber catuan listrik bagi pesawat pelanggan ditempatkan pada pesawat pelanggan itu sendiri.

Sentral Telepon Manual Central Battery (CB) yaitu : sejenis sentral telepon yang sumber catuan listrik bagi pesawat pelanggan (diwaktu pelanggan melakukan percakapan) berasal dari sentral telepon.

Sentral Telepon Otomat

Berbeda dengan sentral telepon manual (LB dan CB) , pada sentral telepon Otomat, perlengkapan penyambungannya tidak perlu dilayani oleh tenaga operator tetapi proses penyambungannya berlangsung secara otomatis, yang digerakan oleh pesawat telepon sipemanggil sendiri.

Sentral Telepon Otomat Dibedakan seperti dilihat pada gambar dibawah ini :

Gambar Sentral Telepon Otomat

Terdiri dari :

Switching Unit.

Control Unit, adalah bagian yang mengendalikan arah kemana suatu percakapan diarahkan sesuai dengan informasi atau data yang diterima.

Super Visory Unit bagian yang memberikan tanda atau sinyal kapan waktu datangnya atau percakapan dan kapan selesainya.

Sentral Telepon Elektromekanik, sentral telepon otomat yang proses penyambungannya menggunakan relai.

– STO STEP BY STEP, sentral yang proses penyambungannya dilaksanakan digitperdigit (selangkah demi selangkah angka demi angka) yang diproses oleh masing-masing tingkat selector.

CIRI-CIRI STO STEP BY STEP :

–          Switching unitnya berupa selector (pemilih)

–          Tiap selector mempunyai control unit sendiri yang disebut relai set.

–          Proses penyambungannya setingkat demin setingkat dan peralatan sentralnya terdiri dari beberapa tingkat.

–          Setiap pulsa yang dikirim oleh pelanggan pada saat ia memutar angka akan diterima dan diolah oleh control unitnya dan langsung mengerjakan selector pada tiap tingkat.

–          Selama hubungan berlangsung, baik switching unit dan control unit akan terus menerus tergenggam (Holded).

KEUNTUNGAN dari Sistem Step By Step : Bila terjadi gangguan (kerusakan) pada salah satu control set, tidak akan banyak mempengaruhi tugas sentral secara keseluruhan, karena setiap switching set mempunyai sebuah control set.

KELEMEHAN :

  1. Peralatan switching dan control unit harus disediakan dalam jumlah banyak, karena selama hubungan berlangsung peralatan ini tetap tergenggam.
  2. dipergunakan ruangan yang luas untuk menampung peralatan yang jumlahnya banyak tadi.
  3. sulit untuk melaksanakan program-program untuk fasilitas-fasilitas tertentu.

CIRI-CIRI STO COMMON CONTROL :

  1. Control unitnya yang disebut marker dan register aka mengendalikan beberapa switching unit, artinya pengendalian dilakukan oleh control unitnya.
  2. Proses penyambungannya secara serentak, bukan step by step.
  3. setiap rangkaian pulsa yang dikirim oleh pelanggan (pemanggil) ditampung lebih dahulu oleh register, jadi tidak langsung untuk mengerjakan switching unit.
  4. Selama hubungan berlangsung hanya switching unitnya saja yang tergenggam sedang control unitnya akan bebas kembali bila hubungan tidak berlangsung.

KEUNTUNGAN SISTEM COMMON CONTROL :

  1. Jumlah control unitnya tidak perlu sebanyak switching unitnya.
  2. ruang yang diperlukan lebih kecil disbanding dengan system step by step.

KELEMAHAN COMMON CONTROL bila terjadi kerusakan pada control unit, akan mengganggu elancaran hubungan, karena hanya satu control unit yang dipakai untuk mengawasi beberapa switching unit.

SENTRAL TELEPON OTOMAT (STO) ELEKTRONIK : sejenis sentral yang proses penyambungannya dilakukan secara elektronis (sebagian alatnya terdiri dari komponen semi konduktor, transistor, dioda rangkaian IC dan sebagainya).

Yang termasuk STO Elektronik yaitu :

  1. STO Semi Elektronik Analog : STO jenis ini proses penyambungannya dikendalikan oleh suatu program yang disimpan dalam prosesor (SPC = store programmable control), namun lalulintas antar pelanggan masih bersifat analog.
  2. STO Full Elektronik SPC Digital : STO ini proses penyambungannya dikendalikan oleh suatu program yang disimpan dalam prosesor (SPC), yang prosesor dan bagian lintas percakapan antar pelanggan sudah bekerja secara digital.

Ditinjau dari cara penggunaannya, maka jenis sentral telepon dibedakan atas :

  1. Sentral telepon local : sentral telepon yang disediakan untuk umum dalam wilayah operasi yang terbatas dalam satu kota.

Fungsi Sentral Lokal (local Exchange) :

  1. menyambungkan dengan switch terminal telepon antara pemanggil dan yang dipanggil.
  2. Menyambungkan dengan switch terminal telepon yang memanggil kesentral local atau sentral Trunk (trunk exchange)
  3. Menghitung pulsa tagihan percakapan local.
  4. Mengadakan pengkuruan waktu untuk pemeliharaan sentral, sirkuit dan trafik (lalulintas percakapan).
  5. Mengoperasikan nomor telepon sambungan baru (pada sentral SPC).
  1. Sentral Telepon Pelanggan : digunakan oleh pelanggan sendiri biasa disewa dari PT TELKOM.
  1. Sentral Telepon PABX : biasa disebut STLO (sentral telepon Langganan Otomat)
  2. Key Telepon : pada key telepon setiap pesawat cabang  dapat berfungsi sebagai operator untuk pesawat cabang lainnya yang berada dalam jaringan yang sama.
  3. Sentral telepon Transit (transit/toll Exchange) : sentral telepon yang memi9liki pelanggan secara langsung, atau sentral telepon yang tugasnya bukan  untuk menyambungkan antara dua pelanggan, tetapi hanya menyambungkan antara dua sentral telepon.

FUNGSI :

  1. menyambungkan sentral memanggil ke dipanggil.
  2. Menganalisa dan menhitung tagihan atau pulsa SLJJ.
  3. Sarana untuk operasi dan pemeliharaan sentral kondisi sirkuit dan trafik.

Gambar Beberapa Sentral Telepon Transit

  1. Sentral Telepon Tandem : berfungsi untuk menyambungkan antara dua buah sentral telepon local yang terdapat alam satu kota bersetral banyak (multi exchange town).

Sentral Tandem Dengan 3 Sentral Lokal

  1. Sentral Telepon Interlokal (SLJJ) : berfungsi untuk menyambungkan dua buah sentral telepon local dari dua kota yang berbeda.

Sentral Interlokal dengan masing-masing sentral lokalnya

  1. Sentral Telepon Internasional : berfungsi untuk menghubugkan dua buah sentral telepon dari dua buah Negara yag berlainan.
  1. Beberapa Fungsi Tambahan dari sentral telepon :
  1. Hunting system : bila sipelanggan memiliki lebih dari satu telepon.
  2. Direct Inward Dialing : Harus memiliki perangkat PABX. Nomor telepon cabang (extention number) dapat langsug dihubungi dari luar tanpa bantuan operator di SLTO (PABX) tersebut.
  3. Follow Me : mengalihkan panggilan telepo yang masuk keno telpon lainnya.
  4. Home Mattering : dapat mengetahui berapa besarnya pemakaian pilsa saat melakukan percakapan SLJJ.
  5. Mempercepat Pendialan (abbreviated dialr) : dapat menhubungi no tertentu tanpa mendial digit no yang akan dihubungi.
  6. Hot Line : menghubungi pelanggan tertentu tanpa memutar piring putar telp.
  7. Conference Call : membangun hubungan dengan banyak pelanggan lainnya dalam waktu yang bersamaan.
  8. Ring Back Service (114) : dapat melakukan pengetean pensinyalan (bel) pesawat telponnya sendiri/
  1. Macam-macam percakapan Telepon :

Macam – Macam Percakapan telepon

  1. Macam-Macam Pelanggan
  1. Dilihat dari status pelanggan sendiri dibedakan atas :
  1. Pelanggan Perorangan (Pribadi) :
  2. Pelanggan Perusahaan (Badan Usaha) :
  1. Dilihat Dari Lokasi siPelanggan Berada :
  1. Pelanggan Lokal : dalam lingkungan wilayah sentral telekomunikasi berada.
  2. Pelanggan Jarak Jauh (LDS – Long Distance Subscireber) : berada pada wilayah local yang berlainan dengan wilayah sentral.
  1. Macam-Macam Sambungan Telepon :
  1. Sambungan Induk : sambungan pesawat telepon yang langsung berhubungan kesentral telepon.
  2. Sambungan Cabang : sambungan pesawat telepon yang tidak tersambung langsung ke STO untuk umum tetapi ters3ambung ke pesawat sambungan induk dan sentral STLO.
  3. Sambungan Pokok :
  4. Sambungan Telepon Kendaraan Bermotor (STKB) ; berfungsi untuk menghubungkan satu telepon mobil dengan telepon mobil lainnya.

Dilihat dari Ruang gerak yang dapat dijangkaunya :

  1. STKB Konvensional : ruang geraknya agak terbatas paling awal ditemukan orang.
  2. STKB Selular :berbentuk sel persegi 6 dengan sebuah stasiun induk.
  1. Sambungan Langsung Jarak Jauh (SLJJ) : menggunakan saluran radio.
  1. Sentral Telegrap : adalah perangkat yang berfungsi untuk melaksanakan proses penyambungan dalam komunikasi telegrap.
  2. Macam-Macam Hubungan Telegrap :  dibedakan atas :

a. Dari segi penyediaan sirkuit ada tiga jenis yaitu.

1. Hubungan simplek : satu pesawat printer yhanya berfungsi sebagai pesawat kirim saja, atau pesawat terima saja dan tidak dapat berfungsi ganda.

2. Hubungan Half Duplek : berperan semi ganda.

3. Hubungan Ful Duplek : dapat berfungsi ganda mengirim dan menerima tanpa saling mengganggu dan hubungannya dapat berlangsung dua arah.

b. dilihat dari penyampaian telegram : dibedakan atas :

1. Hubungan Pon to poin (ptp) : satu terminal berhubungan dengan satu terminal telegrap lainnya.

2. Hubungan Transit : pengiriman tidak dapat secara langsung tetapi perlu operator atau terminal lain untuk ketujuan pengirimannya.

3. Hubungan Langsung : dapat mengirim langsung ketujuan.

c. Dari segi Pelayanan yang diberikan dibedakan atas :

1. Pelayanan Gentex : General Telex sejenis hubungan antar pesawat teleprinter (telex) yang berada pada dua kantor yang berbeda.

2.  Pelayanan TelTEx : sejenis pelayanan telegrap melalui telex.

3. Pelayanan TELEXOGRAM : pelayanan pada pengunjuk telegram diloket-loket telegrap.

4. Pelayanan Telex Booth : berfungsi sebagai pesawat teleprinter umum oleh public yang dating keloket untuk mengadakan hubungan dengan kantor tujuan.

5. Pelayanan Telex LDS : Menggunakan media transmisi radio.

6. Pelanggan Telex Lokal : berada dalam wilayah local dari satu sentral telex.

  1. Macam-Macam Komunikasi Telex

Hal-Hal Yang Perlu diperhatikan dalam Pengoperasian Telex :

  1. Persiapan Pengoperasian.
  2. Mempersiapkan rekaman berita.
  3. Langkah-langkah perekaman berita.
  1. SENTRAL DATA : Komunikasi data dapat dikatakan sebagai proses pengiriman informasi (data), yang telah diubah dalam bentuk kode tertentu yang sudah disepakati bersama melalui media transmisi dari satu tempat ketempat yang lain.

Gambar Konfigurasi komunikasi data

Fungsi Masingt-masing perangkat :

  1. DTE : melayani proses I/O data yang menjadi penghubung antara manusia dengtan mesin.
  2. MODEM : melakukan proses modulasi dan demodulasi, yaitu merubah sinyal data digital menjadi sinyal data analog.
  3. Komputer : Pereangkat untuk memproses data.

DITINJAU DARI SEGI PELAYANAN yakni :

  1. Komunikasi data melalui kanal sewa. : konfigurasi komunikasi data melalui PSTN prosedur pelaksanaan pada prinsipnya dilakukan :
  1. pelaksanaan melalui hu8bungan saluran telepon.
  2. pemindahan hubungan antara telepon ke modem dilakukan secara otomatis dan manual.
  3. pertukaran informasi/data antara kedua belah pihak yang berhubungan.
  1. Sistem Komunikasi Data Paket : sejenis komunikasi data yang menggunakan teknologi paket switching.
  2. Komunikasi data melalui SKSBM : system komunikasi ini terdiri dari pengendali yang menggunakan stasiun-stasiun remote (jarak jauh, terpencil) stasiun pengendali berperan sebagai pusat pengendali, dan sebagian data dipusatkan pada stasiun pengendali yang kemudian disalurkan kelokasi-lokasi yang ditentukan.

TIGA KOMPONEN PENDUKUNG UTAMA SKSBM :

  1. Stasiun Bumi pengendali (Master Stasiun) yang mengendalikan stasiun bumi remote.
  2. Stasiun bumi remote yang tersebar diseluruh wilayah liputan.
  3. Satelite komunikasi.
  1. Tempat-Tempat Penjualan Jasa Komunikasi :
  1. Tempat-tempat telepon umum, dikenal dua macam pesawat telepon umum :
  2. Pesawat Telepon Umum Koin :
  3. Telepon Umum Kartu (TUK)
  4. Kamar Bicara Umum
  5. Warung Telekomunikasi (WARTEL)
  6. Kios Telekomunikasi.

June 13, 2010 - Posted by | Uncategorized

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: