Perpustakaan Kita

Just another WordPress.com site

“Manisnya Madu Kekekalan Kegiatan Dalam Mimpi Rohani”

p

 

Hare Krishna Hare Krishna

"Maha Mantram"

Kekasihku Tercinta

Mohon Dengarkanlah Kata-Kataku

Aku Memiliki Keinginan

Untuk Menjadi Satu Bentuk Dengan Dirimu

Junjunganku Yang Terkasih

Mohon Wujudkanlah Rupa Itu

Yang Memiliki Kelengkapan-Kelengkapan Seperti Ini

Dia Hendaknya Dipenuhi Suasana Hati Dan Perasaanku

Dia Harus Bertahan Dikedua Hati Kita

Engkau Berada Dihatiku Dan Aku Berada Dihatimu

Tetapi Dia Akan Berada Dihati Kita Berdua

Dia Pasti Mencurahkan Segala Karunia Kemujuran

Dengan Keceriaan Senda Guraunya

Dia Juga Harus Diresapi Oleh Perasaan Termulia

Dari Luapan Kebahagiaan Maha Agung

Mohon Wujudkanlah Diri Kita Berdua

Dalam Satu Rupa Yang Sedemikian Itu

Dua Pribadi Itu Di Nidhuvana

Ditemani Oleh Teman Gadis-Gadis Belia Disegala Penjuru

Terlelap Diatas Pembaringan

Nikmatnya Rasa-Rasa Rohani Yang Menyenyakkan

Dikala Malam Tiba Pada Akhirnya

Yang Berwajah Rembulan Terjaga

Menangis Dan Menangis

Dia Telah Menyaksikan Sebuah Mimpi

Kini Dia Mengungkapkannya Pada Kawan Tercintanya

Bangunlah-Bangunlah Wahai Kekasih

Bangunlah Jujungan Hidupku

Aku Memimpikan Hal Yang Tak Biasa Malam Ini

Dalam Mimpi Itu Aku Melihat Sebuah Sungai

Sangat Mirip Dengan Sungai Yamuna Kita

Divrindavan Ini

Ada Juga Tepiannya Yang Luas

Persis Seperti Pantai Yamuna

Ada Banyak Orang Yang Menari-Nari

Dengan Pandainya Ditempat Itu

Benar-Benar Sama Dengan Ketika Kita

Menari Bersama Para Gopi

Yang Tak Terhitung Banyaknya

Aku Melihat Banyak Orang

Memainkan Berupa-Rupa Alat Musik

Seperti Mridanga, Karatala, Dan Sebagainya

Juga Seperti Yang Kita Lakukan Divrindavan

Tapi Hal Yang Paling Menakjubkan

Yang Kulihat Dalam Mimpi Ini

Adalah Tampak Permata Diantara Yang Lahir Dua Kali

Seorang Brahmana Muda Berkulit Langsat

Dan Cemerlang Bagaikan Kilatan Petir

Dia Sedang Menari

Dan Dengan Kekuatan Tariannya Yang Luar Biasa Ini

Dia Menenggelamkan Seluruh Alam Semesta

Dalam Samudra Luapan Kebahagiaan

Cinta Kasih Yang Maha Murni

Sungguh Aku Melihat Pemuda Dalam Mimpiku

Terkadang Tiba-Tiba Berurai Air Mata Yang Mengalir Deras

Sambil Menari-Nari

Dia Lalu Berseru, Oh Krishna  Oh Krishna

Sambil Sungguh Meratap Terus Menerus

Kemudian Terkadang Dia Menghela Nafas Dalam-Dalam

Sambil Memanggil-Manggil

Oh Radha Dimanakah Dirimu

Lalu Dia Tersungkur Jatuh Ketanah

Tanpa Diduga Dia Berubah Menjadi Penuh Suka Cita

Bangkit Dan Mulai Menari Lagi

Demikianlah Tingkah Lakunya

Dikelilingi Oleh Rekan-Rekan Terkasihnya

Dia Menjatuhkan Seluruh Dunia

Mulai Dari Setangkai Rumput Yang Remeh

Sampai Brahma Yang Mulia

Kedalam Ratapan Penuh Perasaan

Melihat Sebuah Mimpi

Yang Maha Ajaib Dan Menakjubkan

Aku Menjadi Begitu Tersentuh Dan Kemudian Terbangun

Kecerdasanku Diombang-Ambingkan

Oleh Berbagai Kerumitan

Oh Aku Berkata Pada Diriku

Seorang Pemuda Berkulit Langsat

Dengan Tubuh Yang Begitu Indah

Menaklukan Ketampanan Dewa Asmara

Yang Berjuta Banyaknya

Dia Nampak Bagaikan Raja Segala Rasa Nikmat

Berupa-Rupa Sumber

Dari Berbagai Kenikmatan Yang Menggiurkan

Dia Senantiasa Dihiasi

Perasaan-Perasaan Penuh Kegembiraan

Seperti Derai Air Mata Dan Roma Yang Merinding

Menari Dan Menyanyi Dalam Kegilaan

Mabuk Rohani Yang Paling Agung

Oh Apakah Pemuda Brahmana Keemasan Ini

Adalah Kekasihku Sri Krishna

Tentu Saja Itu Dia

Karena Dia Lupa Saat Mengucapkan Radha Radha

Oh Apakah Itu Aku Sendiri

Bila Itu Aku Lalu Manakah Kekasihku

Atau Bila Itu Adalah Dia Yang Tercinta

Lalu Dimanakah Aku

Melihat Keindahan Yang Tiada Taranya Itu

Mataku Dibasahi Air Mata

Dan Pikiranku Berlari

Untuk Mendapatkan Dirinya Sekilas Lagi

Oh Rupa Itu Bagaikan Awan Hujan Yang Segar

Penyimpanan Rasa-Rasa Rohani

Yang Sungguh-Sungguh Nikmat

Aku Tak Dapat Melihatnya

Disini Dengan Mataku

Apa Alasannya Wahai Tuhanku Tercinta

Di Sini Divrindavan Ini

Aku Telah Banyak Melihat Dewa-Dewa

Dengan Empat Lengan Atau Lebih

Mereka Tak Pernah Mengganggu Pikiranku

Tapi Gauranga Itu Yang Keemasan

Telah Sepenuhnya Mencuri Hatiku

Beliau Kemudian Berkata

Sundariku Tercinta Wahai Gadis Belia Nan Cantik

Engkau Telah Mendapatkan

Penglihatan Akan Wujud-Wujudku Yang Lain

Seperti Narayana

(Tuhan Yang Maha Kuasa Junjungan Laksmi)

Begitu Pula Berbagai Penjelmaan

Seperti Nrisimha, Varaha, Dan Kurma

Dan Engkau Sama Sekali Tak Terkesan Melihatnya

Tapi Bagaimana Mungkin Brahmana Ini

Dapat Sedemikian Mempesonamu

Bagaimana Sampai Rasa Penasaran Ini

Muncul Dalam Pikiranmu

Wahai Cintaku

Yang Paling Menakjubkan Adalah

Siapakah Brahmana Misterius Ini Sesungguhnya

Tak Seorangpun Mengenal Rupa Berkulit Langsat

Yang Tengah Engkau Bicarakan Itu

Tetapi Aku Telah Mengambil

Bentuk Keemasan Yang Menakjubkan Itu

Karena Terhanyut Oleh Pesona Cintamu

Hanya Karena Cintamu

Bagaimanakah Kemuliaan Rasa Cintamu

Bagaimanakah Keluhuran Sifat Manismu

Apakah Sumber Bagi Kebahagiaanmu

Tiga Hasrat Keinginanku Yang Paling Berharga Ini

Yaitu Demi Mengetahui Jawaban Ketiganya

Tak Terkabulkan Divraja

Apalagi Yang Dapat Kukatakan

Batas Dari Yang Tak Terbatas

Tak Mungkinlah Dapat Dipahami

Setelah Memikirkan Dalam-Dalam

Aku Telah Memutuskan

Bahwa Selain Dalam Wujudmu

Bila Tidak Menerima Rupamu

Aku Takkan Dapat Merasakan

Kebahagiaan Itu Sama Sekali

Dengan Menerima Gemerlap Kilau

Perasaaan Suka Citamu Yang Tiada Taranya

Dan Membuat Cintamu Sebagai Guruku

Aku Akan Mewujudkan Diri Di Nadiya

Demi Memenuhi Keinginan Hatiku Terdalam

Aku Akan Terbebas Dari Segala Halangan

Aku Akan Dapat Melangkahi

Semua Rintangan, Kekangan, Dan Sangkalan

Dan Aku Akan Dapat Membahagiakan Sebebas-Bebasnya

Harta Cinta Kasih Yang Paling Membahagiakan

Kesetiap Penjuru Dan Sudut Alam Semesta

Dengarlah Keinginanku Wahai Gadis Jelita

Aku Akan Mengejawantahkan Cinta Kasih Vraja

Dan Bersama Seluruh Kawan-Kawan Gembalaku

Aku Akan Bermain Dikota Nadiya

Dengan Mempersatukan Kedua Wujud Kita

Menjadi Bentuk Yang Tunggal

Aku Akan Terus-Menerus Menyanyikan Nama Sucimu

Aku Takan Pernah Meninggalkan Vraja

Sungguh Karena Cinta Kasih Yang Murni

Tidak Akan Ditemukan Ditempat Lain Lagi

Jadi Dalam Sifat Perasaan Vraja

Dalam Suasana Hatinya

Aku Akan Penuhi Semua Keinginan Hatimu

Dengarkanlah Oh Tuhan Bagi Hidupku

Sungguh Engkau Katakana Kebenaran

Akupun Mengetahui Bahwa Mimpiku Adalah Nyata

Betapa Ajaibnya Rupa Yang Kulihat

Oleh Berlanjutnya Hubungan Kita

Kedua Rupa Kita Akan Manunggal

Sungguh Tak Mungkin Dapat Dipahami

Bagaimana Itu Bisa Terjadi

Bagaimana Engkau Akan Melepaskan

Mahkota Kemuliaanmu

Bagaimana Engkau Akan Menyembunyikan Serulingmu

Bagaimana Wujudmu Yang Gelap

Menjadi Terang Cerah

Oh Yang Terkasih

Kini Aku Mengetahui Semua Isi Hatimu

Tak Diragukan Lagi Engkaukah Itu

Brahmana Muda Keemasan

Yang Kulihat Dalam Mimpiku

Buktinya Engkau Tersenyum

Saat Mengungkapkan Kejadian Itu

Melalui Pendaran Permata Kausthubamu

Tetapi Karena Engkau Tidak Secara Langsung

Dan Jelas Memberitahuku

Bahwa Engkaulah Dia

Maka Aku Merasa Pula Bahwa Diriku Juga Dia

Dan Betapa Diri Kita Berdua Seciri Dengan Rupa Itu

Maka Tampak Sungguhlah

Bahwa Kita Berdua Manunggal Menjadi Satu

Dan Mewujudkan Dia Sedemikian Itu

Lebih Jauh Lagi Engkau Telah Membuat

Permata Kausthuba Bersinar-Sinar

Permata Yang Menjadi Perantara

Pertukaran Kasih Saying Kedua Belah Jiwa Kita

Dengannya Engkau Telah Memperlihatkan

Kejadian-Kejadian Yang Akan Dating Kepada Semua Roh

Inilah Tampaknya Bagaimana Caramu

Mewujudkan Penjelmaan-Penjelmaanmu

Beserta Seluruh Kekuatanmu

Sehingga Dipertunjukanlah Dirimu

Dan Seluruh Kegiatan Rohanimu

Dihadapan Setiap Roh

Dengan Demikian Engkau Tiada Hentinya

Menenggelamkan Seluruh Alam Semesta

Dalam Samudra Cinta Kasih Mahamurni

Yang Kebahagiaannya Tiada Tara

Dikatakan Pada Saat Upacara Pemberian Namamu

Sang Rshi Gargamuni

Memberi Tahu Ayah Anadaku

Bahwa Engkau Sebelumnya Telah Menjelma

Dengan Warna Putih Dan Merah

Sang Rshi Juga Berkata

Bahwa Kini Engkau Hadir Dengan Warna Kehitaman

Dan Kelak Engkau Juga Akan Hadir

Dengan Warna Kuning Dimasa Depan

Kini Aku Tahu Yang Dinyatakan Oleh Garga

Bukanlah Kebohongan

Jadi Demikian Pula Mimpiku

Adalah Benar Sungguh-Sungguh Nyata

Kini Tak Ada Kebimbangan Dalam Pikiranku

Ini Adalah Pewahyuan Yang Nyata

Engkaulah Sungguh-Sungguh Gauranga Itu

Brahmana Muda Yang Hadir Dalam Mimpiku

Mataku Terhalang Oleh Deburan Ombak

Curahan Air Mata Suka Cita Tiada Tara

Dalam Sebuah Mimpi

Aku Melihat Gauranga Kishora

Hari Demi Hari

Dia Bermain Riang Gembira Di Navadvipa

Bersama Para Hamba-Hambanya

Oh Sahabatku Apalagi Yang Dapat Kukatakan

Tentang Bagaimana Membahagiakannya Malamku Itu

Setiap Malam Aku Memimpikan

Wajah Yang Bagaikan Rembulan Dari Sri Gaurachandra

Semua Penghuni Kota Nadiya

Demikian Terguncang Bila Tak Dapat Melihatnya

Namun Begitu Mereka Dapat

Memandangnya Sekilas Saja

Segala Duka Cita Mereka Tersingkir Jauh-Jauh.

December 10, 2010 - Posted by | Uncategorized

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: